IAIN Pekalongan telah merilis SIKADU versi Android, aplikasi bisa diunduh di Google Play
hasil SKD dan pelaksanaan SKB pengadaan CPNS IAIN Pekalongan, silahkan cek PENGUMUMAN
Hati-hati terhadap modus penipuan melalui sms/telp tentang pelatihan/apa saja yg mengatasnamakan pimpinan IAIN Pekalongan, konfirmasikan terlebih dulu ke (0285) 412575

IAIN Pekalongan

Tingkatkan Kompetensi Pedagogis Dosen PPBAI, IAIN Pekalongan Gelar Workshop

E-mail Print PDF

workshop ppbai 2018

PEKALONGAN - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan menyelenggarakan kegiatan workshop Peningkatan Kompetensi Pedagogis Dosen Bahasa Arab yang bertempat di ruang sidang rektorat lantai 3 IAIN Pekalongan. Acara ini menghadirkan Yani Hamdani, Lc., praktisi pengajaran bahasa Arab dari UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau dan diikuti oleh para dosen bahasa Arab di lingkungan IAIN Pekalongan. Melalui workshop ini para peserta diharapkan mendapatkan informasi mengenai metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif dan menyenangkan.

“Kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab yang ada di lingkungan IAIN Pekalongan, sekaligus dalam rangka persiapan perkuliahan Program Pembelajaran Bahasa Arab Intensif (PPBAI) semester genap tahun 2017/2018,” tutur Nur Kholis, kepala Unit Pengembangan Bahasa IAIN Pekalongan, selaku penanggung jawab acara.

Menurut wakil rektor bidang akademik, Muhlisin, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen bersama untuk menjadikan IAIN Pekalongan sebagai kampus yang terkemuka dan unggul. “Para dosen diharapkan memiliki kemampuan pedagogis yang mantap, memahami karakter peserta didik, merencanakan pembelajaran yang tepat, menguatkan sistem evaluasi, serta mengembangkan potensi mahasiswa,” tutur Muhlisin.

Sehari sebelum workshop tersebut diadakan simulasi pembelajaran bahasa Arab yang diikuti oleh mahasiswa dan disaksikan langsung oleh para peserta workshop. Melalui simulasi ini diharapkan para dosen melihat langsung bagaimana metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif dan menyenangkan menggunakan otak kanan dan sehingga mahasiswa mampu berkomunikasi secara spontan dan tepat.

“Dengan metode pembelajaran otak kanan ini diharapkan mahasiswa akan mampu menangkap, menyimpan, dan memanggil kembali teori serta kosakata secara cepat dan tepat sehingga mampu berkomunikasi lebih baik menggunakan bahasa Arab,” tutur Yani Hamdani.

Pemateri juga mengingatkan akan pentingnya motivasi belajar mahasiswa karena motivasi yang kuat akan membantu tercapainya pembelajaran yang efektif. “Mahasiswa harus diberi pemahaman bahwa belajar bahasa Arab bukan hanya untuk memperdalam agama Islam, melainkan untuk memperkuat kemampuan berkomunikasi. Saat ini bahasa Arab adalah salah satu bahasa ekonomi dunia, sehingga dengan menguasai bahasa Arab, peluang untuk menguasai dunia kerja juga semakin lebar,” tambah Yani Hamdani.

Disamping itu, menurutnya ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Misalnya, perlunya diciptakan lingkungan berbahasa (bi’ah) untuk memaksa mahasiswa berbicara menggunakan bahasa Arab di lingkungan kampus. Selain itu, metode pengajaran juga harus mengikuti perkembangan jaman. Penggunaan media teknologi multimedia juga perlu diperhatikan untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.