IAIN Pekalongan telah merilis SIKADU versi Android, aplikasi bisa diunduh di Google Play
hasil SKD dan pelaksanaan SKB pengadaan CPNS IAIN Pekalongan, silahkan cek PENGUMUMAN
Hati-hati terhadap modus penipuan melalui sms/telp tentang pelatihan/apa saja yg mengatasnamakan pimpinan IAIN Pekalongan, konfirmasikan terlebih dulu ke (0285) 412575

IAIN Pekalongan

Perkokoh Identitas Kebudayaan Islam Nusantara, FUAD IAIN Pekalongan Gelar Seminar

E-mail Print PDF

tafsir sufistik 1

Pekalongan - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan mengadakan acara seminar nasional Tafsir Sufistik “Memperkokoh Identitas Kebudayaan Islam Nusantara” dengan pembicara Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani (cicit Sulthonul Auliya Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani) di Auditorium IAIN Pekalongan, Kamis (28/09).

Untuk pertama kalinya, Syeikh Fadhil Al-Jailani mengunjungi IAIN Pekalongan. Sang penemu manuskrip karya-karya fenomenal Syeikh Abdul Qodir Al- Jailani, pemimpin para wali, itu disambut antusias oleh peserta seminar (mahasiswa, dosen, tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan yang hadir) dengan meriah di Auditorium IAIN Pekalongan.

Di awal ceramahnya, Syeikh Fadhil memulai menceritakan kisah Syeikh Abdul Qodir Al Jaeni melalui Penelitiannya sejak 40 tahun yang lalu dengan mencari naskah-naskah lebih dari 400 perpustakaan, yang beliau datangi. Dari penelitiannya, Syeikh Fadhil menemukan 46 judul dari 100 judul karya Syeikh Abdul Qodir Al Jaeni.

Syeikh Fadhil Al Jaelani menyampaikan bahwa Syeikh Abdul Qodir sangat peduli dengan ilmu tidak hanya ilmu agama tetapi juga ilmu modern, hal ini berarti beliau sangat mementingkan ilmu. Orang yang berilmu lebih mulia daripada orang yang tidak berilmu. Menurutnya, Syeikh Abdul Qodir terinspirasi oleh statement Sayidina Ali bin Abi Thalib “Barang siapa mengajariku satu huruf maka Aku rela menjadi pelayannya".

Dalam sebuah wasiat Syeikh Abdul Qodir "hendaknya kalian menuntut ilmu, menuntut ilmu dan menuntut ilmu". Oleh karena itu, ada tiga ilmu yang harus dikuasai: satu adalah Ilmu ketuhanan dimana dengan ilmu itu kita mengenal tuhan, kedua adalah ilmu fiqh dan ketiga adalah ilmu science and technology. Ungkap Syeikh Fadhil.

Syeikh Fadhil mengungkapkan bahwa semua tulisan Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, setiap kalimatnya terdapat hikmah yang agung dan sangat istimewa. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani menafsirkan surah Al-Fatihah, satu per satu. Metode penafsiran Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani, ditafsirkan melalui Ayat satu dengan Ayat yang lain dalam Al Qur’an, Ayat dalam Al Qur’an dengan Hadits, tafsiran dari ulama satu dengan tafsiran ulama yang lain._(fuad)